Wednesday, 8 October 2008

Udara untuk Jiwa2 Yang Bertahan Hidup

Teruntuk jiwa-jiwa yang hidup,
Dan membantu kehidupan.
"Bangkit BEDEBAH, menunggu adalah MATI"
Say no to drugs, alcohol, including cigarettes;
Thanx fur not saying NO to me
Sebagaimana tertulis dalam layanan pesan singkat pada:
Inank, Gyuh, Bang Erick, Bang Anton, My lovely Bebe-na Teteh, Adi My dearest "boy-friend-in-one-moment", Opick the calm boy, dan Neneng Astrie.
Kutipan-kutipan berikut ini saya dapatkan dari Intisari, lupa tapi edisi kapan.
Yang jelas, mulanya saya ketik di draft telepon selular pada 15 januari 2008.
  • Apabila Anda tidak punya harapan, Anda tidak akan menemukan apa yang ada di balik sebuah harapan. (St. Clement dari Alexandra)
  • Pada setiap persoalan selalu sudah tersedia jalan keluarnya, entah Anda ketahui atau tidak. Pada setiap soal matematika, selalu sudah ada jawabannya yang benar, entah si ahli matematika menemukannya atau belum. (Grenville Kleiser)
  • Kita harus berhadapan dengan penyesalan. Menjadi dewasa berarti belajar menerima segala hal yang tidak dapat kita ubah, menghadapi penderitaan yang tidak putus, dan belajar mencintai hidup sebagaimana adanya, bukan sebagaimana yang kita kehendaki. (Barbara Sher)
  • Kemuliaan kita yang paling tinggi bukan karena kita tidak pernah jatuh, melainkan justru ketika kita selalu bangkit setiap kali jatuh. (Cofusius)
  • Orang efektif tidak berorientasi kepada masalah, melainkan kepada kesempatan, dan membuat lapar si masalah. (Steven Covey)

2 Comments:

Anonymous Full Netter said...

Pemandangan yang Indah,. Kata2 yang Bijak, Menembus Relung Dasar samudera Jiwa.

12:25 pm, October 13, 2008  
Blogger duniaputri said...

makasi banget dah mampir hehehe

5:59 am, October 19, 2008  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home