Thursday, 17 December 2009

terimakasih satpam bego n 'buset' atas ide puisi ini

jadi gini yak pemirso.. di hari kamis nggilani itu saya (dalam kepribadian yang ada di nama KTP) habis mengabur dari (semacam)kantor.

dari rumah si mak pak mengantor, setor muka resepsion, eh mabur blas ke rajagaluh. yak tebul. ada saya dengan Darto J.E. (J.E. singkatan Jelema Edan) yang heboh mencari pemain sinetron Babad Cirebon. ada Agan Oom De Uci sang maestro literatur sunda dengan pustaka kemucen-nyah. heu euh sembari dia teh -Agan De Uci - ternyata lulusan sejarah tea. saya ama Darto ngakak tanpa dosa pas mengomentari Agan Oom : anu tuang make sendok mah lain Urang Sunda - yang makan pakai sendok sih bukan Orang Sunda. sebab, Oom Somara De Uci yang begitu lama berkutat dengan segala sesuatu tentang Sunda makan pakai sendok! dan saya, Darto plus Teh Amalina makan pakai tangan - buat ngahuap na heu euh (untuk menyuapnya ya gak) ?

di Rajagaluh, adalah penting untuk sua Amalina N. yang begitu giat menyuarakan keSUNDAan dan (semacam) eksistensi pribadinya dalam terminologi apa pun (Sang Sunda dan eksistensi). yah pokoknya mah ngocoblak ajah lah panjang kali lebar kali tinggi jadi volume. pesta asap buad saya, hauhauhau. riang gembira senandung syalala..

trus menyasar lah jadinya ke tokoh bernama BuSet (Budhi Setyawan) karena dia SMS saya. saya menemui dia di lobi hotel santika sono, nyang megah onoh noh. akhirnya merasakan sendiri gimana enaknya kena semprot obat pembasmi hama (yang mungkin dialami si Broer?) gara-gara satpam sialan itu "menilai dompet berdasarkan isi" (tau ajah pak saya masih ngutang di ibu warung di Saung, gyahahahah..)

lucu, dan menarik. satu pendapat saya dalam perjumpaan di lobi hotel itu. seorang 'buset' yang telah banyak melalui waktu - ternyata masih bisa ramai berceloteh serupa anak SD bercerita tentang perjalanannya piknik naik Roller Coaster. berdebam dag dig dug ingin diulangi lagi dan lagi, tak pernah puas tak ingin berhenti..

sileu sileu, inilah Dunianya Buset (Budhi Setyawan) yang tadi sudah saya ecesi. hwakakak, kaget dia ntar. rasain lou ^0^

* ** *** ** *

nah, berkat semua itu akhirnya saya bisa Muisi. ini dia, dengan bangga segambreng saya persembahkan pada kalian :

"Perjalanan Menuju Lobby Hotel Mewah"


saya :
kaus lusuh
jins butut
rambut lepek
sandal teplek

dia :
gaun sutra
tas tangan cantik
tata rambut sempurna
sandal hak tinggi

saya :
gagap bertemu hotel mewah. demi bertemu teman. bertanyalah pada satpam, arah ke lobby. mendapat jawaban, dilengkapi tatapan semprotan anti hama. hingga akhirnya bisa duduk santai di lobby, menuggu tanpa beban.

dia :
terbiasa dengan hotel mewah. demi bertemu teman. tanpa perlu sua satpam, hanya untuk mencapai lobby. sebab meluncur turun dari taksi, dengan gaya elegan. hingga akhirnya duduk gelisah di lobby, menunggu dalam kecemasan.

saya :
serangga yang masih bisa marah

dia :
pelacur yang cuma mencari nafkah


Lobby Hotel Santika, Cirebon - 17 Desember 2009

* ** *** ** *

pulpen pinjam n kertas minta, ke resepsion hotel yang lebih elegan daripada si satpam duduls. hadoh, norak bener saya ini.. kesian deh..

selamat tahun baru ala kalender lunar islam...!!! (eh kenapa di sini disebut 1 Suro yak? duh binun saia eh..) pokoknya segera menyambut Tahun Baru Kalender Gregorian alias Masehi.

Saturday, 5 December 2009

Aku Inginkan Hujan (Lagu dan Muisi)

Hahay, itu adalah Puisinyah Neng Mel, ci Potograper Keren Menawan di sini nih :
Malam Ini Aku Inginkan Hujan.

Terus melihat-lihat Muisinyah Ria Octaviansari. Ah, ada hubungan gerangan apakah dianyah itu dan Dina Octaviani yang memesona itu? Entahlah, akan kulakukan kunjungan kedaerahan ke sana.

Tadi malem lagi curhat super serius ama Agus I-Ce-eL meski pada akhirnya menjadi ngakak ria bareng. Trus tadi malem juga ngakak ama Toge, kata Toge gwa jangan sampe kek ibu-ibu ituh. Apaan tuh? Ituh, si perempuan ituh. Dan teman-temannyah. Ah, kata Gitong gwa kayak anak kecil siah. Bae da emang masih anak kecil..

Tak apa, sebentar lagi akan ketemu si Broer alias Nico. Menagih upeti dari Titarubi Cintah. Bertemu bersama-sama tertawa riang gembira. Kisahnya tentang David, si Maha Karya Peradaban..
* ** *** ** *

Muisi Dadakan aaah :
Judul - Aku dan Hujan (Versi Nginggris tuh duluan karena inspirasi dari Neng Mel dan Ria)

Aku ingin hujan, agar luruh semua airmataku bersamanya.
Aku ingin hujan, agar basah semua tubuh menemani mataku.
Aku ingin hujan, agar dingin jiwa dan raga ini.
Dan aku inginkan hujan.
Hingga aku menggigil beku dalam api kemarahan dan kesedihan.
Hingga aku punya teman dalam balutan airmata.
Hingga tak ada lagi air luka bersisa, seperti kemarau menggantikan penghujan.

* ** *** ** *

Beneran ini mah gwa kayak Abeng. Gwa teh Pekerja (Telatan), Pemuisi, Petukang (Akibat ngotot pen bikin Karya untuk Jagakali 3), Penerjemah (ini akibat saya keracunan Bahasa Ingris), Pemoto (akibat suka pepotoan, apa ajah dipoto meski cuma pakai kamera HP), Penyanyi (Ala Kamar Mandi doang padahal mah, hahay..)

Pokoknya seperti kata Boeloe : Yang penting gwa jangan sensitit eh sensitif kayak Abeng. Hwakakak, Bengsut Bengsut, maap yak dijadikan Kebo Ireng ^0^

Eh ini siah, ada yang kasih lagu eh Puisi Bermusik (Musikalisasi Muisi? hallaaah, mbuh namanyah apaan..) dari Sapardi Djoko Damono : Dalam Bis. Artinya apa yah, masih menjadi misteri. Misteri buad saya yang gak punya otak. Ya iyaaa laaah. kalok punya otak ngapain gwa kegila-gila ama LelakiBAIK dan Seniman-Karatan. Nah lhoh jadi ada dua deh.

Lalu, siapakah itu gerangan hey yang memberi puisi? Siapa sih yang kasih? Adaaa deeeh...! Mau tau ajah ^0^

Hore, alhamdulillah saya bukan Abeng ^0^

NB : ada yang aneh. saya bermimpi tentang Abeng dan kehidupan busuk 9tahun menjadi tutor gambar??? omigod. ada apa ini (berasa kek pelem triler..) ah ah, gwa ini kenapa krisis identitas gini siiih. si bego..! pokoknya tak mau menjadi Sensitif Macam Abeng ^^

Thursday, 3 December 2009

Setelah Gelap Terbit,,,? Apa yaa??

Dengan cinta, segala sesuatunya menjadi lebih indaaah. Caileee...

Umm, sekarang ini saya menjadi Agen Pemasaran Periklanan n Per-Hubungan Masayarakat lhoh. satu mah dapet maksa, satu diajakin. bujuk dah, siapa itu yang begitu.. Kesian yak? Ehh, plus menjadi Pengamat n Penasehat Spiritual pulak, plus oknum pelaku transparan. Apakah eh apakah itu? Ada deeey..

Produk apa sajah yang kami tawarkan? Tentunya sesuatu yang menyenangkan kita semua. Sebab saya percaya, ketika hanya satu pihak saja yang senang itu artinya perkosaan. Tidak baik, melanggar peraturan normatif negara mana pun..

Saya juga semakin eksis, dan keeksisan saya itu berbuntut pada ketidakjelasan saya. Makin eksis, makin GeJe alias Gak Jelas..

oh tenang pemirso, saya tetaplah menjadi saya yang berkepribadian majemuk dan secara sadar membaginya menjadi bagian-bagian sesuai porsinya..

oia, ada yang membuat saya girang beurad. saya segera akan mendapat bingkisan alias upeti dari Titarubi(ku) cintah.. tak sabar eh saya..


NB :

sebenernya mo cerita hal maha bego : saya, merasa sangat terluka karena itu perempuan sialan bernama **** sebab ketika saya menganggapnya hal maha penting, eh dia tidak. dan yang lebih menyebalkan, saya seolah terdampar di dunia yang pernah ia tapaki dulu dan ditinggal begitu sajah. yang menyebalkan adalah saya tak bisa membuang, apa belum bisa? perasaan terhinakan akibat merasa diri menjadi sampah pemungut.. dunia ini adalah dunianya, sebelum entah itu. dan kini saya tertinggal di dalamnya meski ada sesuatu yang mengatakan bahwa, ini memang bagian dari apa yang dinamakan Hal Maha Tunggal alias Tuhan dalam bahasa agama sih - telah memutuskannya demikian. dengan cara-cara ajahib..

Wednesday, 18 November 2009

Terapi ala Saung

Adalah Agus "Gemblung" Suwanda yang punya studio kaca secara dia seniman yang pindah haluan, n Nico "Broer" Permadi - yang mengadakan terapi dadakan karena menurut mereka saya ini Si Pemarah. Macam, GRUPMY di Tujuh Kurcaci mah.

Yah, akhirnya. Maren mengalami kehujanan di Saung. Setelah sebelumnya suka dengan artikel wiki tentang Pandora, dari Mitologi Yunani Kuno. Berkisah tentang ia sebagai wanita pertama dan guci terlarang. Silakan lirik pepuisian saya n tautan menuju sumber rujukan proses kreatip muisi manual si saya : Pandora on Her-Self Mirror. Ada lagi yang keren. Karena Rumah Kontrakan Tiva si Planet Kemudian sedang rusak, gwa melapar en menganeh (istilah dari teman plurk) di Pezbuk. Misal ini, Puisi Indonesia yang dibuat bersamaan dengan ketololan saat merumuskan Puisi Ngingris. Tiga Mantra.

Dan tadi kehujanan deui, kehujanan lagi setelah bertemu teman lama Kang Oom De Uci ^^
Kang Oom adalah penggila eh penggiat literatur Sunda. ini, di Pustaka Kemucen.
Mari, mari. Kita bikin hidup lebih hidup. Hoho..

Begitulah kira-kira. Keadaan mulai menyenangkan. Sebab saya telah mengganti kacamata buluk nan jamuran saya sebelum-sebelumnya. Tentu, ini makna konotasi.

Hidup ini menjadi cukup aneh. Tetapi, katakanlah UNIK.

Terimakasih juga pada Bagus "Gitong" Rahman Syah atas dunianya. Dunia nehnologi, yang Menggagas Imajinasi.

Ada teman plurk cerita, Ping F M gunanya untuk arsip beberapa jaring so(k)sial. Gwa mah mendingan gawsa da. Secara gunanya beda-beda juga untuk menampung perbedaan kepribadian. Hallahhh..

Ada beberapa teman lama yang cukup mengganggu stabilitas emosi, tapi mengutip kata Papah Saung : biarin aja.. emang kudunya begitu yak.. jadi, gwa pun kudu membiarkan sesuatu yang tampak ganggu. pokoknya, Biarin Aja..

Setidaknya, meski tulisan ini tetap tidak jelas seperti biasa, hawa gembira menguar merasuk dalam hujan yang turun membasahi tanah Cirebon. seperti status FB yang penuh aroma cinta :
mengajak Ratu Gumelar menyenyong lagu PADI : tetaplaaah, menjadi bintang di langit.. agar cinta kita tetap abadi.. (trus ditimpuk orang, ada kucing brisik..!) ah, dan aku begitu cantik hari ini, esok, dan seterusnya.. (PD mampus..! biarin aja. lebih baik PD daripada minder..)
Neng Ratu ini Teman Menganeh Basamo. Hiks, pen ktemu ^^

Yang seru, temanku Syam sedang dipanasi orang-orang (keknyah sih banyakan teman2 dia n istrinya, almarhumah) wat mencoba melempar ke pasar Memori Romantisme Kasih dengan Istri. Ini dia web Syam. Dusun Syam, dusun artinya Desa.

Okeh deh. Bubu lagi dengan cihuy. Jika ada yang tak terdeteksi itu tautan yang saya simpan, kabar-kabar sajah yak.


Selamat menikmati hari kapan pun di mana pun. Apapun yang terjadi. Ciaooo ^^

Tuesday, 10 November 2009

Analisis Mundur

Mendadak Mbak Tita SMS gw, yang intinya menggambarkan ke(cukup)samaan frekuensi di antara kami. Dan semuanya menjadi semakin absurd, agak kabur.

Maren, lelakiBAIK melelepon gwa cuma wat mencoba peduli bahwa kenapa gw bisa sampe se-BT itu. Yang ada, gwa malah dianggap bocah?! Okeh, masih menurut TitakuCintaku, gwa emang anak kecil printilan kecil-kecil. Dan malamnya, si Karatan bersama gwa selama beberapa jam penuh. Yak, dibagi-dibagi. Membagi cinta menjadi dua. Lagi pula gwa ga ngerti kenapa!

Kemarenan itu, Broer n Gemblunk gangguin gwa molo. Katanya : lu kudu diterapi biar gak marah-marah mulu.. O migordobella..!

Jadi, inti aktivitas gwa saat ini adalah :
  1. Riset Karya Perdana. Penting nih, sebab Berondong Bayu selaku Kepala Proyek juga bertindak seolah Kurator bwat gwa. Fiuh. Kenapa gw musti susah payah ngerjain kayak ginian? Gwa mo jadi orang-artisan ajah.
  2. Tunggakan kerjaan. Iyup. Kerja berbayar n kerja so(k)sial. Plus sebagai kontributor pemalas. Dan blog gwa yang ada lima biji (sialan, kenapa gwa kebanyakan gaya sih?!)
  3. Ini yang terdekat : Night in Chaos n Harry Potter 6. Novel keren hasil meminjam.

Kenapa gwa merasa kabur n absurd? Karena tidak bagian baik nyata maupun maya, mimpi atau terjaga semuanya sukar dibedakan. Yah benar, gwa ud mengejawantahkannya dalam Puisi Serba Lugas gw dong *bangga, mamer..*

Oia, Mam-Germo dalam mimpi gwa tadi malam tersenyum begitu manis n penuh perhatian. Sialan..! Makin lah gwa serupa anak kecil yang idiot..!

Lama-lama gwa jadi kayak Beng Sut.. Gwa krisis identitas, kepribadian, cintakasih (hallaaah), plus krisis kewarganegaraan dan krisis KTP..! krisis semua, ga ada benernya hidup ini?!



Udahan ah, ini silakan liat definisi : Deke Isun karya Broer.

Saturday, 7 November 2009

Jaga Rumah (sembari berkontemplasi)

berkontemplasi artinya merenung. ternyata, ada banyak hal yang mengguncang dalam beberapa hari terakhir ini. termasuk perasaan dikhianati dan ditinggalkan. oleh Mam Germo yang gw anggep sangat penting, lalu anak buahnya alias latjoernya si Mowmow. satu hal : kenapa mereka tidak mau bicara sedikit pun jika memang ada perubahan yang mereka kira gw akan merusak perubahan mereka itu jika gw ga mendapat pemberitahuan lebih dulu. Mam Germo mencampakkan gw, dan oke satu hal gw pun ga peduli..

awalnya gw sedih n kecewa. tapi yasud lah ya bo. ud oke lagi. gw terlalu euforia kehilangan mereka padahal gw ga sadar bahwa mereka ga peduli sedikit pun. adalah titarubi, yang awalnya mendapat cerita dari gue kenapa gw begitu menyukai lelaki web developer n si seniman-jenglot.
  1. orang IT : bukannya kamu udah biasa dicuekin?
  2. seniman-jenglot : kenapa marah-marah mulu sih, kayak nenek-nenek..
mbak tita cintah berhasil mendefinisikan keadaan gw ketika itu.

dan kenapa sekarang gw nampak adem ayem? oia dong. tadi malem gw jaga rumah nih, Home Alone gitu pan. trus gw maksa anak2 Saung mampir. datanglah Boeloe (di bawah) Herou (yang blur inih)n Bohay ke rumah.

seperti terlihat di gambar ini, minus bohay karena ia telat n gw males mutu dia pun malas diputu..

terakhirnya gw pacaran ma Bebe. hwakakak. Bebe tuh teman SMU. dan dia pacarnya gak tau siapa, tapi tadi malem pacarannya sama sayah. hallah..


oke, tetap semangat dan tetap mencinta. huhuy..!

Monday, 2 November 2009

Mencari Yang Dicari

Kayak maling aja. Atau kayak anak anjing mengejar ekornya sendiri kah? Yah, judul yang aneh memang..

Menurut LelakiBAIK, gw emang ud biasa dicuekin. Dan terbukti dengan gosip terbaru mow-mow ajah gw ampe ga tau.. Omaigosh. Dan sekarang, gw ud kepincut ama Muka Rusak. (yah, itu salah satu yang ada di Saung. - hoblooogh gwa) Tapi udah punya cewe bow,,, tapi lagi ga ngaruh di gewe booow!

Waktu tetap bergerak. Dan, gewe ud siap dengan Karya Perdana wat Jagakali Art festival 3, meski ini awal-awal Surabayu si berondong masi belom satu frekuensi ama gwa. Yah ntar nyusul. Kudu dikonsep dengan lebih baik. Yippe!

Yang ngehe adalah, di sela-sela bekerja (sebagai tanda manusia beradab) n berkarya gwa (apaan, baru juga ntar 2010 gwa punya karya perdana..) gewe pun masih sangat cerdas, sakola sertipikat-sertipikatan. Mangkannya, wat kalian blogger nyasar ke mari, gwa mo nebeng dums pas akhir pekan ajaaa, hallah hallah hallah... Cuma satu semester ke depan, plus gwa belom tau kapan perwalian. Hadooooh! Capcay..!

Maka, dengan kekuatan cinta *hasyaaah, gaya sailor-moon* saya akan bisa melewati momen satu tahun ke depan minimal lah dengan oke n baik-baik sajah..!

Oia, ini ada poto gwa n Pey (Fery) si Muka Seniman Kere alias Bromocorah di Plurk[dot]Com. Die abis mentas di RCTV. Bheuuh gaya beut..! Ternyata dia punya Plastic Soul Band, spesial pake telor. Eh spesial maen The Beattles. Itu ngomong-ngomong rambut dia dicatok lurus katanyah. Yah elah, padahal dia oke kalok kriwil, hahay..!

Ntu pose di tiang dalem areal RCTV - Radar Cirebon TV yang mencakup majalengka trus apa lagih yah? sawilayah tiga cirebon lah pokona mah. Punya Gewe mana Punya Gewe??? - cetak miring ini adalah ciri khas oknum-oknum di Saung.


Howkeh, sekian ketidakjelasan saya malam ini. Buat sapa aja yang nyasar ke mari, siap-siap nabung wat ongkos ke Cirebon. tar September 2010 mo ada gelaran ajip nih. Yuks ah, cabs. Ada kerjaan selaku panitia penyelenggara (caileeee) menanti n,,, kerjaan kantor booow! Sial..

Eits eits eits,,, harus bersyukur. Syukur...
Dengan kekuatan cinta,,, akan menjalani semua... Yippe!!!
Ai Laph Yu ALL daaahg!!!