Wednesday, 20 August 2008

Adrenalin VS Asbak




Tokoh utama dalam kisah ini adalah Ceput. akan ada 4 tokoh tambahan lain di dalamnya, tentunya akan diberi nama samaran agar meminimalisir terbongkarnya kasus ini. Ya, kisah ini adalah sebuah kasus.
Kisah tentang sebuah penculikan ASBAK bermerk L. S. - sebuah merk rokok yang mengandung menthol piperitha. Terjadi pada malam tujuh-belas-agustus, dini hari Kemerdekaan Indonesia tepatnya. Tahun 2008. Tokoh tersebut adalah Kritz, Mas'e, Bang'Tuz, dan Matahari. Tokoh terakhir ini sebenarnya hanya subyek pelengkap penderita.
Kisah bermula ketika Ceput dan Kritz kongkow di Dapla (sebuah tempat cihuy dan menyediakan area wi-fi di jalanan Dago).
Kedua cewek ini OL dengan ni'mehnya. Lalu Mas'e memanggil Ceput di YM (Yahoo Messanger, masa gag ngerti sih?). Mas'e dan Bang'Tuz akan bergabung dengan Ceput dan Kritz di Dapla.
Dalam penantian, Ceput begitu bernafsu melihat asbak yang ada cap L. S.
Mas'e dan Bang'Tuz akhirnya datang juga...
Ceput semakin gelisah, geli-geli basah, demi melihat si asbak.
Nafsu semakin menggebu. Kritz setuju saja untuk berpartisipasi menculik asbak tersebut.
Kenapa Ceput begitu berhasrat ingin memiliki si asbak? Karena asbak itu bermerk, tidak dijual di pasaran (mungkin?), dan terutama karena Bang'Tuz akhirnya sepakat mau ikut bantu dalam misi pemindahan kedaulatan si asbak secara paksa. ADRENALIN dan darah muda...Alasan masuk akal, ide diterima.
Akhirnya sepakat, dilakukan gerakan bawah tanah untuk memiliki si asbak.
Termasuk Mas'e yang bertindak sebagai saksi mata dan pembimbing spiritual untuk melambatkan degup jantung Ceput yang mulai dag dig dug dhuer.
Kritz berkata pada Ceput, "tandanya lo orang baik, Bu...nah, kalo lo masi grogi juga, balikin aja tu asbak"
Sesudah asbak sukses masuk dalam tas Kritz yang sebenarnya dipakai untuk membawa laptop, mereka masih nekat untuk duduk-duduk di TKP.
Akhirnya Ceput memutuskan untuk segera 'nyingkah' (bahasa Sunda - menyingkir) dari TKP.
Bang'Tuz jalan di depan, dikuti Kritz dan Ceput beriringan, terakhir ditutup oleh Mas'e.
Mereka meluncur ke Pool-Table (bilyard) di Dapla. Sekali lagi, nama tempat pun akan disamarkan demi mencegah terbongkarnya kasus ini.
Di sana, baru Matahari muncul.
Kritz meminta izin Ceput untuk menceritakan kasus mereka. Ceput mengizinkan, dengan catatan bahwa Matahari akan ikut andil dalam misi penyelamatan Ceput keluar dari TKP.
Kenapa keluar dari TKP? Tentu saja, area bilyard itu masi di Dapla. Ini artinya Ceput masi dalam orbital TKP.
Selesai nyodok, mereka berlima sukses keluar dari TKP.
Perjuangan belum jua usai. Angkot tercinta untuk meloloskan diri tak kunjung muncul.
Ceput memutuskan untuk ke posko pengamanan darurat terhadap bahaya kelaparan, yaitu Gila-Tari (di mana Gila=Mad, jadi mohon disusun saja nama lokasi sebenarnya).
Aslinya, Ceput lagi ngidam makan pisang-keju.
Dalam perjalanan menuju Gila-Tari, Ceput teringat pada flash-disk miliknya. Seingat Ceput, FD itu dititipkan pada Kritz. Ternyata Kritz tidak merasa mendapatkan titipan FD itu.
"What?!" Ceput kaget, dan langsung menyebut nama Tuhan.
Kritz hanya berkata "Sudahlah, Bu. Memang begitu jika melakukan tindakan seperti itu"
Tumbal FD untuk asbak yang sudah membuat gue nafsu? No way, man!!! - begitu gumam Ceput dalam hati.
"Tuhan, maafkan hamba." Akhirnya kalimat itu keluar juga dari mulut Ceput.
Sampai Gila-Tari, semua makan dan minum. Dan Ceput terutama mencari FD-nya.
Alhamdulillah...
FD itu masih meringkuk mesra dalam tas Kritz, berhimpitan dengan si asbak dalam plastik.
Akhir cerita, misi penaklukan asbak selesai.

Di Ciheu 4A (nah, ini baru promosi...) Ceput masi memandangi indahnya asbak dengan penuh cinta.
Sesudah sedikit bergosip dengan Kritz, mereka akhirnya bisa tidur dengan damai tanpa dosa.
Oh, Ceput agak sedikit susah tidur. Kenapa ya?
Pada akhirnya kedua cewe itu sukses pulang dan tidur pagi.
Astaga,,,mau jadi apa cewe-cewe itu???

8 Comments:

Anonymous Rifai said...

Gilee... ceritanya kayak habis ngembat data di Pentagon US aja..

Seruu banget..

keep blogging !!

2:04 am, October 17, 2008  
Blogger duniaputri said...

makasi wat kunjungannyah yah...

9:31 am, October 21, 2008  
Anonymous r1d0 said...

bagus, bagaiamanapun alurnya.. tapi tetep enak dibaca...

thanks,,

7:32 am, October 27, 2008  
Anonymous tentangrifai said...

Ditunggu kisah deg-deg an lainnya.. :)

thx for post... kabarin sy kalo ada kisah kayak gini lagi yaa...

5:30 am, October 30, 2008  
Blogger Mbah Kuntet Dilaga said...

Bikin berdebar-debar serasa diri yang lagi maling...
Tapi kayaknya mereka ada bakat buat jadi penguntil profesional loh hehehehe

6:43 am, November 25, 2008  
Blogger duniaputri said...

juara kan gue? di angkat dari kisah nyata loch hohoho

11:04 am, November 27, 2008  
Blogger kemuning sendja said...

dasar orang gila... keren buk... gw pernah... cuma a mild warna item hahahaha... plus... keju tabur yg ada di pizza hut.... hahahahaha....

12:17 pm, December 27, 2008  
Blogger duniaputri said...

ho oh, ud lama gak bikin kisah kocak lg, hauhauhauhahaha...

10:27 am, December 30, 2008  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home