Wednesday, 1 July 2009

Tentang Kontradiksi

Ini nyata benar lucu satirnya. Saya, saat ini masih berada di area JaTim, setelah kemarin menjadi Tukang Jualan Kaos pleus Buku-buku dengan harga miring. Pake TOA, serasa jualan di Tanah Abang... Oh, itu. Di Acara ESOK (Emperan Sastra COK - Cepetan Ojo Keri)

Lantas, adalah Nurel si Sastrawan Sinting (dan yah, saya suka keunikan yang terpancar dari dirinya) tiba-tiba berkata : mana tulisanmu? Dengan asumsi, ia berkata demikian sebab saya jarang menulis di PezBuk, sebuah situs jejaring so(k)sial.

Lantas, saya melengos acuh dan menjawab alakadarnya : lhoh, aku ya ndak melulu nulis di FB.

Oke, jadi gini. Sebagai seorang yang menyadari dirinya adalah penderita gejala kesulitan fokus terhadap satu hal sajah (alias isi otaknya lompat-lompat kayak kodok blengkong yang dalam bahasa ilmiahnya ADHD - Attention Deficit Hyperactivity Disorder) maka saya dalam keadaan setengah sadar menjadikan diri saya menulis di perlbagai media. Misal di blog-alias-E_Magazine usia 20an ke atas dan potoblog saya pleus di blog-Nginggris saya. sila kliksetiap tautan yang saya sediakan. Lagipula, si tokoh Nurel ini mengkhususkan dirinya di sastra sajah.

Yah, saya memutuskan bahwa saya menulis sebab perlu untuk merapikan otak saya yang berantakan.

Saya suka fisika, muntah darah dengan matematika, dan ternyata sangat suka astronomi pleus menemukan keasikan tersendiri dalam permainan kata-kata. Ketika membaca (meski belum menyelesaikannya karena keburu bosan, ataukah saya merasa sud menangkap intinya?) Gunung Jiwa, sebuah novel yang menang nobel, ntah taun kapan, saya mendapat pemahaman bahwa pencarian saya akan diri saya sendiri rupanya melintas batas dari keempat unsur yang dikatakan dalam novel tersebut. Yaitu : sains (mengingat saya telah lama berkutat di bidang itu sejak masih bocah sakula), sastra (saya mengidamkan belajar bahasa perancis setelah menjadikan diri saya seolah yakin ingin belajar bahasa jerman), filsafat, dan agama. Yang filsafat dan agama sepertinya terjadi dalam keadaan antara saya sadar dan tidak.

Ndilalah, di PezBuk saya akhir-akhir ini dipenuhi oleh kaum sastrawan baik yang beneran maupun yang gegayaan thok, saya jadinya suka menuliskan beberapa puisi yang saya buat dalam keadaan ntah bagaimana. Kadang, saya sendiri ajaib kok bisa yah?

Ada, katakan lah seorang sastrawan yang sempat saya sukai karena kutipannya. Mensinkronkan dada (perasaan) dan kepala (logika, alias berpikir). Oke, mari sebut ia EM. Nah, kontradiksi itu terwujud ketika kawan, Mbah Yus, berkata : dia gak suka sama gaya nyelenehmu Pyut. Oia, tadi malam malah Mbah Yus dan Nurel si sastrawan sinting malah meributkan tentang si EM yang hanya bisa menggunakan dada dan meniadakan kepalanya. Astaga, apa ini? Dia, si EM itu yang diakui publik (sepertinya, sebab saya tidak mempedulikan itu) sebagai Penyair Makasar malah bersikap tidak dewasa (mengutip kalimah Mbah Yus) dengan mengabaikan si saya yang dianggapnya slengekan...

Tetapi, hanya sebatas itu saja. Saya lagi-lagi tidak mempedulikan itu. Termasuk kemungkinan agar saya mendapatkan publikasi, merujuk nama saya Putri sarinande, menurutnya si Nurel Sinting ini, adalah namayang menjual.

Saya muak dengan pengkotakkan. Saya, hanya ingin didengarkan. Dan, inilah yang rupanya saya lakukan tanpa sadar, ketika LelakiBAIK meradang karena merasa terganggu konsentrasinya oleh si saya. Dan, di sini. Setelah berjuma dengan Neng Tivtiv, saya mengamini opsi : bisajadi, saya memang hanya terobsesi padanya. Semacam, menemukan sesuatu yang tidak ada dalam diri ini (terhadap lelakiBAIK)

Apapun itu, saya hanya ingin didengarkan!!!

NB : sepertinya, saya mulai terpengaruh si buku SYBIL (Kisah Nyata Gadis dengan 16 Kepribadian)


tertanda : Warnet Sugitong, area dekat Mesjid Agung Surabaya.

2 Comments:

Blogger pOe said...

hahahahah....terlalu banyak keinginan ya? isi otak yang berceceran beda warna dan bau? muntahin aja mbakyu, gak usah diurus orang mau bilang apa. rasain aja tuh muntah! hihihihi...

1:30 am, July 01, 2009  
Blogger duniaputri said...

iyaaah, poe... aku kangeun aaah. ama poe...

3:04 am, July 01, 2009  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home