Monday, 7 May 2007

A JOURNEY to my self...

Selasa, 8 mei 2007

setelah maraton dari hari jumat, akhirnya gue meyakini apa yang sedang gue kerjakan. semua butuh proses. semua butuh waktu. dan semua butuh PERJUANGAN. kita semua memiliki pilihan, dan seharusnya kita memang memilih. jika pun kita tak mau memilih, maka itu pun sudah suatu pilihan. (inspired by SPIDY 3)
bermula dari sebuah bukti perjuangan yaitu pada 4 mei 2007. dari sekitar 7 atau 10 tulisan yang gue kirim, satu ada yang dimuat. di rubrik GAUL koran SINDO. yg bikin BT ternyata sampe di jurusan di hari senin, ada seorang bapak (anonim sajah deh, biar dia tidak sewot, hehe) yg mengomporin gue. DAMN! doi blg knp gue cuma dapet pego, secara berapa tuh duit perusahaan muter? OKE. the hell with that?! kalo mao, lo tulis sendiri terus protes sendiri. gue udah cukup bangga tulisan gue berhasil menembus sebuah koran. lagi pula, sisi moralis gue bilang bahwa tulisan di sebuah koran dituntut untuk lebih sah dan lebih pasti kebenaranya. sebab apa? bisa dipastikan begitu banyak orang membaca koran. jangan sampai orang merasa terprovokasi dengan adanya suatu tulisan. lagipula, gue yakin redaksi yang muat koran gue udah rapat dulu sebelumnya tentang layak atau tidak tulisan gue dimuat, dipublikasikan, dan dibaca oleh banyak orang. terimakasih untuk semua orang yang telah mengsinpirasikan gue. juga alhamdulillah ya Rabb, KAU beri aku sebuah jawaban. tepat di saat aku bertanya, apa ini yang memang kukerjakan? ya. aku akan melanjutkan apa yang kukerjakan. SEMUA.

kedua adalah pada saat menghadiri ulangtahun LAWANGBUKU yaitu tepung taun ke 6 di Rumah Buku Abelene di Sarijadi. SUMPAH DA, engga kalah MEWAH ama Rumah Mode!! perjumpaan dengan seorang senior yang memberi semangat dan ide baru, serta sebuah solusi nyata untuk kelanjutan eksistensi diri dan hidup gue. sebuah nama yang kukenal dahulu : Deni Rahman, yang biasa gue panggil DERA. thanks Dera wat undangannya, senang rasanya dianggap sebagai bagian dari keluarga BUKU dan relasi serta orang dekat LAWANGBUKU dan mengenalkan gue pada Rumah Buku. sebuah perjuangan yang patut ditiru, dari tahun 2001 sampe akhirnya bisa ULTAH yan g ke 6 di Rumah Buku Abelene di tahun 2007. lalu ada Sandri yang juga udah kasih gue motivasi, masukkan, ide, inspirasi, dan lain-lain. big thanks udah mau mengobrol singkat tapi mendalam ama gue ya kang.

yang terakhir adalah moment dinna sidang. sebuah inspirasi dan keyakinan lain. mum, pappa... i knew U always want me to get my undergraduate. i'll GIVE it to U all. but one thing for sure. gue sedang mengerjaklan apa yang seharusnya gue kerjakan. mum, u know that. the genetic came from u mum. i've told U. thanks mum for givin' me the freedom. by the age i reach, it's the time for me to get what we both call responsible freedom. sebuah kebebasan yang bertanggungjawab.

yg konyol adalah SPIDY 3, aje gile sumpe. di ciwalk XXI 4 studio semua muter itu pelem. di senayan juga ada 9 studio, yo semua muterin itu pelem. so inspiring and so DAMN GREAT.. HELL AMAZING. Once in my life! kalo engga ada yang mau menerbitkan novel gue ataupun memproduseri dan menyutradarai skenario pelem gue, I'LL GO GET MY INDIE PART !!! everybody aLL around the world... DOAKAN SAIA yaa.

alhamdulillah... amin ya Rabb!

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home