Wednesday, 18 March 2009

Tenggelam...

Entahlah, mungkin ini hanya efek PMS atau terbawa suasana atau terbawa emosi. Tapi, saya benar-benar merasa nyaris gila...
Saya ingin belajar ke Selandia Baru. Ternyata saya sadar, itu hanya alasan saya untuk kabur. Melarikan diri dari sesuatu yang belum kuselesaikan. Apalagi, kerna ingat Bang Saut kemarin ada nitip sebuah jurnalnya pada saya untuk salah seorang Penyair Cirebon.
Benar, saya bicara tentang sebuah proses yang belum selesai.
Cirebon, selamanya akan menjadi akar saya. Meski cabang dan ranting dan dedaunan ini akan melayang dan menjalar dan mengembang ke empat penjuru bumi.
Seperti yang pernah saya tuliskan di sini :
sialan, bandwith limit again euy. si admin gelo! priben jeh bli diurus-urus. langka duit'e jeh!
Mohon maap atas ketololan teknis ini. Nanti saya edit jika ud bisa dibuka untuk kasi liat pada kalian hasil olah otak saya yang agak bocor.
Yang lebih menyesakkan lagi adalah, saya kehilangan seorang Lelaki Senja. Yah, saya sadar bahwa saya telah memutuskan untuk percaya bahwa saat ini, entah sampai kapan saya akan tetap biasa saja untuk segala datang dan pergi... Kayak jailangkung ajah...
Meski terasa ada yang hilang sedikit di dalam diri ini, hasyaaah...Najis tralalala...

NB : perubahan mud tulisan ada kerna setelah saya nyaris menangis sekarang saya nyaris membanting jam dinding. heuheuheu...

pesan moral pribadi : Jika memang saya harus tenggelam dalam pencarian saya akan diri ini, saya mau melakukannya. Ini lebih baik daripada saya harus tampil di permukaan dan dinikmati oranglain tanpa saya pernah tahu dan sadar...Hingga suatu entah...
Yah, gak akan lama-lama amat sih. Capek gila lou. Lagian OON kok terus-terusan? Gak maju-maju dunks idup gue? ^.^

2 Comments:

Anonymous dedi said...

yang penting tetep semangat!!!! hayoo semangat...

2:28 pm, March 18, 2009  
Blogger duniaputri said...

lhah,,, memang semangat... kenapah lu???

3:06 am, March 22, 2009  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home