Wednesday, 18 November 2009

Terapi ala Saung

Adalah Agus "Gemblung" Suwanda yang punya studio kaca secara dia seniman yang pindah haluan, n Nico "Broer" Permadi - yang mengadakan terapi dadakan karena menurut mereka saya ini Si Pemarah. Macam, GRUPMY di Tujuh Kurcaci mah.

Yah, akhirnya. Maren mengalami kehujanan di Saung. Setelah sebelumnya suka dengan artikel wiki tentang Pandora, dari Mitologi Yunani Kuno. Berkisah tentang ia sebagai wanita pertama dan guci terlarang. Silakan lirik pepuisian saya n tautan menuju sumber rujukan proses kreatip muisi manual si saya : Pandora on Her-Self Mirror. Ada lagi yang keren. Karena Rumah Kontrakan Tiva si Planet Kemudian sedang rusak, gwa melapar en menganeh (istilah dari teman plurk) di Pezbuk. Misal ini, Puisi Indonesia yang dibuat bersamaan dengan ketololan saat merumuskan Puisi Ngingris. Tiga Mantra.

Dan tadi kehujanan deui, kehujanan lagi setelah bertemu teman lama Kang Oom De Uci ^^
Kang Oom adalah penggila eh penggiat literatur Sunda. ini, di Pustaka Kemucen.
Mari, mari. Kita bikin hidup lebih hidup. Hoho..

Begitulah kira-kira. Keadaan mulai menyenangkan. Sebab saya telah mengganti kacamata buluk nan jamuran saya sebelum-sebelumnya. Tentu, ini makna konotasi.

Hidup ini menjadi cukup aneh. Tetapi, katakanlah UNIK.

Terimakasih juga pada Bagus "Gitong" Rahman Syah atas dunianya. Dunia nehnologi, yang Menggagas Imajinasi.

Ada teman plurk cerita, Ping F M gunanya untuk arsip beberapa jaring so(k)sial. Gwa mah mendingan gawsa da. Secara gunanya beda-beda juga untuk menampung perbedaan kepribadian. Hallahhh..

Ada beberapa teman lama yang cukup mengganggu stabilitas emosi, tapi mengutip kata Papah Saung : biarin aja.. emang kudunya begitu yak.. jadi, gwa pun kudu membiarkan sesuatu yang tampak ganggu. pokoknya, Biarin Aja..

Setidaknya, meski tulisan ini tetap tidak jelas seperti biasa, hawa gembira menguar merasuk dalam hujan yang turun membasahi tanah Cirebon. seperti status FB yang penuh aroma cinta :
mengajak Ratu Gumelar menyenyong lagu PADI : tetaplaaah, menjadi bintang di langit.. agar cinta kita tetap abadi.. (trus ditimpuk orang, ada kucing brisik..!) ah, dan aku begitu cantik hari ini, esok, dan seterusnya.. (PD mampus..! biarin aja. lebih baik PD daripada minder..)
Neng Ratu ini Teman Menganeh Basamo. Hiks, pen ktemu ^^

Yang seru, temanku Syam sedang dipanasi orang-orang (keknyah sih banyakan teman2 dia n istrinya, almarhumah) wat mencoba melempar ke pasar Memori Romantisme Kasih dengan Istri. Ini dia web Syam. Dusun Syam, dusun artinya Desa.

Okeh deh. Bubu lagi dengan cihuy. Jika ada yang tak terdeteksi itu tautan yang saya simpan, kabar-kabar sajah yak.


Selamat menikmati hari kapan pun di mana pun. Apapun yang terjadi. Ciaooo ^^

2 Comments:

Anonymous Syam (dan BuRuLi) said...

makasih, sudah poke *gaya fb* kami pakai tulisanmu :)

1:04 pm, November 24, 2009  
Anonymous cemputh said...

iyak Syam. sama-sama kembali kasih.. pokoknya ikut mendukung Syam n Ria (alm.)

6:33 pm, November 24, 2009  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home